PERSARI MI Ma’arif NU 01 Kedungbanteng Asah Kemandirian dan Kekompakan

Semangat, keceriaan, dan kebersamaan mewarnai kegiatan Perkemahan Sehari (PERSARI) Pramuka Siaga dan Penggalang MI Ma’arif NU 01 Kedungbanteng, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah tersebut menjadi ruang belajar bagi peserta untuk mengasah kemandirian, kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama dengan teman.

Sejak kegiatan dimulai, peserta terlihat antusias mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang telah disiapkan pembina. Tidak hanya bermain, mereka juga mendapatkan berbagai tantangan yang mengharuskan setiap anggota untuk berkomunikasi, mengambil keputusan, menyelesaikan tugas, dan saling membantu. Dalam kegiatan kelompok, peserta belajar bahwa menyelesaikan tantangan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan pribadi. Kekompakan dan kepedulian terhadap teman menjadi bagian penting agar setiap tugas dapat diselesaikan bersama.

Suasana PERSARI pun berlangsung semakin meriah ketika peserta mulai mengikuti berbagai permainan dan tantangan. Mereka tampak berani mencoba hal-hal baru, belajar menerima kesalahan, serta berusaha kembali ketika menghadapi kesulitan.

Kamabigus MI Ma’arif NU 01 Kedungbanteng, Kak Muhammad Arif Ashifudin, mengingatkan peserta agar mengikuti seluruh kegiatan dengan semangat dan penuh tanggung jawab.

“Ikuti seluruh kegiatan dengan semangat, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Jangan takut mencoba hal baru. Dari kegiatan seperti inilah anak-anak belajar mandiri, bekerja sama, berani menghadapi tantangan, dan menghargai teman,” ujar Kak Arif.

Menurutnya, kegiatan PERSARI bukan sekadar kegiatan rekreatif. Setiap permainan dan tantangan dapat menjadi sarana untuk membangun kebiasaan positif yang dapat diterapkan peserta dalam kehidupan sehari-hari.

Kak Arif juga mengingatkan bahwa karakter seorang Pramuka tidak hanya terlihat dari seragam dan atribut yang dikenakan. Sikap ketika berinteraksi dengan teman, menyelesaikan tugas, menghormati pembina, serta menghadapi berbagai tantangan menjadi bagian penting dari karakter seorang Pramuka.

“Jadilah Pramuka yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki karakter yang baik. Saling membantu, menghormati pembina dan teman, serta selalu menjaga nama baik madrasah,” pesannya.

Kegiatan PERSARI juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk mempraktikkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma dalam kehidupan nyata. Disiplin dibangun melalui kepatuhan terhadap aturan, kemandirian melalui keberanian menyelesaikan tugas, sementara kepedulian tumbuh ketika peserta saling membantu dan mendukung.

Tidak semua tantangan dapat diselesaikan dengan mudah. Namun, dari proses tersebut peserta belajar bahwa kesalahan bukan alasan untuk berhenti. Mereka justru mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki diri dan mencoba kembali.

Kebersamaan menjadi salah satu kekuatan dalam kegiatan tersebut. Peserta belajar bahwa teman satu kelompok bukan sekadar rekan bermain, tetapi juga bagian dari tim yang harus saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama.

Melalui kegiatan PERSARI, MI Ma’arif NU 01 Kedungbanteng terus berupaya menjadikan kegiatan Pramuka sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik. Pengalaman selama satu hari diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan selesai, tetapi menjadi kebiasaan positif yang dibawa kembali ke madrasah, rumah, dan lingkungan sekitar.

PERSARI menjadi bukti bahwa pembentukan karakter dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana. Dari keberanian mencoba, belajar bekerja sama, menaati aturan, dan menyelesaikan tantangan, tumbuh pribadi Pramuka yang semakin mandiri dan tangguh. (Mas Ranteng)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *